1. Persiapan Pendahuluan
Sebelum memulai desain PCB, sangat penting untuk menyiapkan pustaka komponen skematik (SCH) dan pustaka jejak komponen PCB.
2. Desain Struktur PCB
Dalam lingkungan desain PCB, gambarlah garis luar papan PCB dan tempatkan konektor, tombol/sakelar, lubang sekrup, lubang pemasangan, dll., sesuai dengan persyaratan penempatan.
3. Layanan Desain Tata Letak PCB
Desain tata letak melibatkan penempatan komponen di dalam garis luar papan PCB sesuai dengan persyaratan desain. Desain tata letak PCB merupakan langkah penting dalam keseluruhan proses desain PCB. Kualitas tata letak PCB secara langsung memengaruhi perutean selanjutnya.
4. Desain Perutean PCB
Desain routing PCB merupakan langkah yang paling membutuhkan banyak tenaga kerja dalam keseluruhan proses desain PCB dan secara langsung memengaruhi kinerja papan PCB.
Dalam proses desain PCB, perutean umumnya memiliki tiga tingkatan:
Pertama, mencapai konektivitas; kedua, memenuhi persyaratan kinerja listrik;
Terakhir, mencapai kerapian dan estetika.
5. Optimasi Perutean dan Penempatan Sablon
Hubungkan sinyal-sinyal dari jaringan yang sama. Setelah perutean selesai, seluruh persyaratan perutean PCB perlu diperiksa. Periksa perutean daya untuk memastikan memenuhi persyaratan kapasitas daya hantar arus dan berbagai persyaratan sertifikasi.
6. Pemeriksaan DRC Jaringan dan Inspeksi Struktural
Pengendalian mutu merupakan bagian penting dari proses desain PCB. Metode pengendalian mutu yang umum meliputi: inspeksi mandiri, tinjauan sejawat, pertemuan tinjauan ahli, dan inspeksi khusus.
7. Keluaran File Produksi
Setelah papan sirkuit lolos pemeriksaan DRC akhir, berkas desain perlu dibuat untuk pabrikan.
- 1) Folder ASM: Berisi file perakitan, gambar perakitan lapisan atas dan bawah, untuk perakitan komponen pelanggan.
- 2) Folder CAM: Berisi file fotoplotting Gerber, netlist IPC, dan dokumentasi produksi PCB.
- 3) Folder DXF: Berisi file gambar struktur yang digunakan dalam proyek.
- 4) Folder PCB: Berisi file PCB final untuk proyek tersebut.
- 5) Folder SCH: Berisi file skema akhir untuk proyek tersebut.
- 6) Folder SMT: Berisi file koordinat pemasangan permukaan dan file stensil.